Halaman Utama E-mail Peta Situs Kontak Kami
  Newsflash  

Konsultasi

Kirim Pertanyaan


riri    29 October 2015 10:12 | kab bandung
saya mengolah makanan semacam kue es krim berbahan dasar suru, dan keju, tetepi semua bahan yang saya pakai itu berasal dari merek2 terkenal yg sudah punya izin bpom dan MUI nya, apakah saya harus isin lagi mengurus PIRT, karena tugas saya itu hanya mencampur baha2 tersebut.
terima kasih
Jawaban Konsultasi Jawaban Konsultasi:
Karena olahan susu dan keju jadi izinya ke BPOM
Di Jl. Pasteur No. 25 Bandung depan Kimia Farma.
Demikian, semoga membantu.
Terimakasih.

Poppy    28 October 2015 11:32 | Kab.Kampar Riau
Assalamuallaikum Wr Wb.
Dengan hormat, saya mohon kontak person yang bisa dihubungi di seksi Pemberantasan penyakit menular Dinas Kesehatan Kab. Bandung. berkenaan dengan rencana kami untuk melaksanakan kunjungan observasi Kegiatan Kader dalam pemantauan jentik berkala. mohon minta email atau no faxs nya untuk kami mengirimkan email resmi. kami mohon ini ditindak lanjuti dengan membalas email ini ke alamat email yg ada. terima kasih atas koordinasinya.
Jawaban Konsultasi Jawaban Konsultasi:
Kami telah mengirimkan email resmi dan contact person ke alamat email saudari.
Demikian, semoga membantu.
terimakasih.

tandi.sumpena    26 October 2015 21:59 | katapang kab bandung
Saya mau ijin pengurusan p-irt untuk produk bandrek. Apakah bisa di dinkes.? Produk bandrek saya bukan berupa serbuk melainkan kental manis seperti susu. Lalu apa saja yang harus saya siapkan jika bisa. Mohon bantuan nya.?
Jawaban Konsultasi Jawaban Konsultasi:
Industri Rumah Tangga Bandrek boleh izinnya dari Dinkes kab/kota dimana tempat produksi berada.
Persyaratan untuk PIRT:
1. Datang ke Dinas Kesehatan untuk mendapatkan form isian dan mengisi buku tamu
2. Melengkapi persyaratan sebagai berikut:
- Surat permohonan
- Fotocopy KTP
- Materai 6000
- Pas foto peserta 3x4 dan 4x6 masing-masing dua buah
- Peta lokasi produksi
- Denah Ruangan
- Fotocopy keterangan usaha (minimal dari desa setempat)
- Rancangan label kemasan produk
3. Melampirkan foto/CD berupa:
- alat produksi
- tempat sampah tertutup 3 warna di ruang produksi
- sarana produksi (tempat produksi, tempat penyimpanan bahan baku, tempat penyimpanan
pangan sudah jadi)
- Toilet dengan pintu tertutup
- Tempat cuci tangan dilengkapi sabun dan lap bersih.
4. Penyuluhan (sesuai jadwal dari dinas, peserta akan dihubungi oleh dinas kesehatan)
5. Audit
6. Pengambilan sertifikat
Demikian, Semoga membantu.
Terimakasih.

Suryawan    22 October 2015 06:39 | TKI
Jika jenis camilan yamg saya pasarkan semacam cheese stick, koya kacang dsb tapi produksinya saya lakukan dwngan cara subcon dan saya kemas sendiri dengan merk saya ijin apa yang harus saya miliki agar produk saya bisa menembus pasar?
Terima kasih
Jawaban Konsultasi Jawaban Konsultasi:
1.Jenis pangan beda dan No. PIRT pun beda
2.Kemasan aja boleh tapi dari makanan yang sudah berizin
3.Saudara daftar aja ke Dinas Kesehatan Kab/Kota dimana lokasi produksi atau kemasan ulang berada.
Demikian, semoga membantu.
Terimakasih.

Suryawan    21 October 2015 09:59 | TKI
Saya memasarkan beberapa jenis makanan ringan/camilan.Yang ingin saya tanyakan adalah :
1. Apakah PIRT berlaku untuk semua jenis camilan yang saya pasarkan atau setiap jenis produk camilan yang saya pasarkan harus ada PIRTnya?
2. Bagaimana prosedurnya jika produk yang saya pasarkan tidak saya produksi sendiri tapi produksinya saya subcon ke pihak lain.
Demikian pertanyaan saya,terima kasih atas responnya.

Suryawan
Jawaban Konsultasi Jawaban Konsultasi:
Untuk jenis cemilannya seperti apa saja?
Tolong diperjelas lagi.
No. PIRT tergantung jenis cemilannya dan industry rumah Tangga harus milik sendiri dan ditempat yang sama, sedangkan No PIRT tidak bisa di subcon-kan.
Demikian, semoga membantu.
Terimakasih.


798
guestbook entries
 
Hak Cipta © Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung