Halaman Utama E-mail Peta Situs Kontak Kami
  Newsflash  
Makanan Peningkat Kekebalan Tubuh Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 08 January 2018

 Makanan Peningkat Kekebalan Tubuh

Teh memiliki kandungan antioksidan yaitu polifenol dan flavonoid yang berfungsi untuk melawan penyakit. antioksidan bekerja dengan mencari radikal bebas yang merusak sel dan akan menghancurkannya.

 

Mengkonsumsi makanan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap hari. Makanan yang mengandung antioksidan dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat untuk mencegah infeksi flu pada musim penghujan. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghancurkan penyebab kerusakan sel. Berikut beberapa makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh:

Semangka
Semangka tidak hanya menyegarkan namun juga mengandung banyak antioksidan yang disebut glutathione. Kandungan tersebut dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga dapat melawan infeksi. Kandungan glutathione dalam semangka lebih banyak pada daging buah didekat kulit.

Gandum
Gandum memiliki beberapa kandungan seperti zink, antioksidan dan vitamin B. Gandum juga memiliki kandungan serat, protein dan beberapa lemak sehat.

Yogurt rendah lemak
Yogurt memiliki kandungan probiotik yang dapat membantu meredakan tingkat keparahan flu.

Bayam
Bayam memiliki banyak kandungan nutrisi dimana salah satunya adalah folat. Folat memiliki fungsi untuk membantu tubuh membuat sel baru dan memperbaiki DNA. Bayam juga mengandung serat, antioksida seperti vitamin C. Untuk mendapatkan manfaat paling banyak dari bayam sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi mentah atau setengah matang.

Teh
Teh memiliki kandungan antioksidan yaitu polifenol dan flavonoid yang berfungsi untuk melawan penyakit. Antioksidan bekerja dengan mencari radikal bebas yang merusak sel dan akan menghancurkannya. . Teh yang dapat digunakan bermacam-macam seperti teh hijau, putih atau hitam. Teh yang berkafein atau tanpa kafein dapat bekerja dengan baik.

Ubi
Seperti wortel, ubi jalar memiliki kandungan beta karoten yang akan diubah menjadi vitamin A ditubuh. Vitamin A dapat memperbaiki kerusakan akibat radikal bebas. Sehingga dapat membantu meningkatkan system kekebalan tubuh dan bahkan dapat memperlambat proses penuaan.

Brokoli
Brokoli memiliki kandungan vitamin A, C, dan antioksidan glutathione. Nutrisi tersebut dapat melindungi tubuh dari kerusakan dan menjadi penguat sistem kekebalan tubuh.

Bawang putih
Bawang putih mentah dapat membantu melawan infeksi kulit karena memiliki kemampuan untuk melawan bakteri, virus dan jamur. Untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya menggunakan bawang putih yang asli. Suplemen bawang putih juga dapat membantu menurunkan kolesterol.

Sup ayam
Sup ayam buatan sendiri dapat membantu meredakan gejala dan membantu untuk cepat sembuh dari influenza. Pada sup ayam memiliki kandungan zat kimia carnosine yang dapat melindungi tubuh dari virus flu.

Jahe
Jahe bukan hanya sekedar membantu meredakan mual dan muntah. Jahe juga dapat menjadi sumber antioksidan yang baik. Antioksidan pada jahe bekerja paling baik pada tubuh jika digunakan langsung bukan dari minuman jahe instan.

Buah yang memiliki kandungan sitrus
Vitamin C merupakan vitamin yang banyak dicari ketika mulai terserang influenza. Hal ini dikarenakan dapat membantu membangun system kekebalan tubuh. Vitamin C diperkirakan dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang merupakan kunci untuk melawan infeksi.

Pepaya
Pepaya merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Satu buah pepaya dapat mengandung 224% dari vitamin C yang dibutuhkan dalam sehari. Pepaya juga memiliki kandungan papain yang dapat mengurangi terjadinya peradangan.

 

 

Sumber:

  1. Healthline. (2017, 16 Maret). 15 Foods That Boost the Immune System. Diperoleh 12 Desember 2017 dari: https://www.healthline.com/health/food-nutrition/foods-that-boost-the-immune-system
  2. WebMD. (2016, 17 September). 16 Foods That Boost Your Immune System. Diperoleh 12 Desember 2017 dari: https://www.webmd.com/cold-and-flu/ss/slideshow-immune-foods

 

Terakhir Diperbaharui ( Monday, 08 January 2018 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
Hak Cipta © Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung