Halaman Utama E-mail Peta Situs Kontak Kami
  Newsflash  
Menkes Serahkan 97 Penghargaan Kepada Institusi dan Perorangan yang Berjasa di Bidang Kesehatan Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Saturday, 15 December 2007
Sebagai ungkapan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian yang tinggi dibidang kesehatan, Menteri Kesehatan Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp. JP(K), menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan institusi bertepatan dengan acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional tanggal 13 November 2007 di Jakarta. Keesokan harinya puncak peringatan HKN dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta yang rencananya akan dihadiri Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Sebagai ungkapan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian yang tinggi dibidang kesehatan, Menteri Kesehatan Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp. JP(K), menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan institusi bertepatan dengan acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional tanggal 13 November 2007 di Jakarta. Keesokan harinya puncak peringatan HKN dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta yang rencananya akan dihadiri Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

Tanda penghargaan yang diserahkan berupa, Tanda Penghargaan Ksatria Bakti Husada, diberikan kepada individu yang dengan sukarela telah menyumbangkan tenaga, pikiran dan pengetahuannya didalam mengembangkan program kesehatan. Darma baktinya telah dapat dirasakan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Tanda Penghargaan Ksatria Bakti Husada terdiri dari tiga kategori yaitu Ksatria Bakti Husada Aditya, Ksatria Bakti Husada Kartika, dan Ksatria Bakti Husada Arutala.

Tanda Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada diberikan kepada individu yang dengan sukarela telah menyumbangkan tenaga, pikiran dan pengetahuannya didalam mengembangkan program kesehatan. Darma baktinya telah dapat dirasakan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Tanda Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada terdiri dari tiga kategori yaitu Manggala Karya Bakti Husada Aditya, Manggala Karya Bakti Husada Kartika, dan Manggala Karya Bakti Husada Arutala. Selain itu Menkes juga memberikan penghargaan Swasti Shaba diberikan kepada pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berhasil dalam memberdayakan masyarakat dan swasta mewujudkan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Tanda Penghargaan juga diberikan kepada Dosen Berprestasi pada Institusi pendidikan sebagai hasil penilaian dari Badan PPSDM dan Peneliti Teladan sebagai hasil penilaian Badan Litbangkes. Pada kesempatan tersebut Menkes juga memberi penghargaan kepada pemenang Lomba Poster Obat Generik yang bertujuan untuk menyebarkan informasi tentang kemanfaatan Obat generik kepada masyarakat dan Pemenang Kompetisi Jurnalistik Bidang Kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan informasi pada masyarakat tentang waspada terhadap wabah flu burung. Menkes, Dr. dr. Siti Fadilah Supari, dalam sambutannya menyatakan, tema yang dipilih dalam peringatan HKN ke-43 ini adalah “Rakyat Sehat Negara Kuat“. Diharapkan tema tersebut dapat berdampak pada bergaungnya gerakan masyarakat untuk mewujudkan rakyat sehat secara berkesinambungan, serta membudayanya kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di seluruh Indonesia. Tanda Penghargaan Ksatria Bakti Husada Kartika diberikan kepada Hj. Ida Idham Samawi (Ketua TP PKK Kab. Bantul, Yogyakarta), dan Untung Wiyono (Bupati Sragen, Jawa Tengah). Tanda Penghargaan Ksatria Bakti Husada Arutala diberikan kepada Drs. H. Fakhruddin, M.Si, (Bupati Sungai Hulu Utara, Kalimantan Selantan) H. Suherman, SE (Bupati Rejang Lebong, Bengkulu), Prof. dr. Karjadi Wirjoatmojo, Sp.An.KIC (Guru Besar Anestesiologi RSU Dr. Soetomo, Surabaya), Drs. Monang Sitorus, SH. MBA (Bupati Kab. Toba Samosir, Sumatera Utara), Drs. H. Nasrul Abit, MBA, (Bupati Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat), H. T. Erry Nuradi (Bupati Kab. Serdang Bedagai Sumatera Utara), Drs. H. Achmad, M.Si (Bupati Kab. Rokan Hulu), Yansen Asun Effendy, SH, MBA, MSc, Msi (Bupati Sanggau), Ir. Willy M. Yoseph (Bupati Murung Raya), Elfrida Dorowaty Hutapea (Ketua TP PKK Kota Pematang Siantar), Hj. Atty suharti Tochija (Ketua TP PKK Kota Cimahi), Ni Ketut Sujani, Marlo Sitompul (Ketua Umum Serikat Rakyat Miskin Kota), dan dr. Muhammad Safa’i, MSi (Bupati Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan). Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Kartika diberikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon-Jawa Barat, Pemkab Tangerang-Banten, dan Pemkab Lumajang-Jawa Timur. Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Arutala diberikan kepada Pemkab Way Kanan-Lampung, PKK Ba. Probolinggo-Jawa Timur, PKK Kab. Banjar-Kalimantan Selatan, PKK Kota Banjarmasin, Pemkab Sumbawa Barat, Pemkab Agam-Sumatera Barat, Pemkab Banyuasin-Sumatera Selatan, Pemkab Pelalawan-Riau, Pemkab Indragiri Hilir-Riau, Pemkab Wonosobo-Jawa Tengah, PKK Kab. Cirebon-Jawa Barat, Pemkot Tanjung Balai-Kepulauan Riau, PKK Kota Malang-Jawa Timur, Pemkab Simalungun-sumatera Utara, Pemkab Kuningan-Jawa Barat, Pemkab Sinjai-Sulawesi Selatan, Pemkot Banjar-Jawa Barat, Pemkab Nias, Pemkab Bone-Sulawesi Selatan, Pemkab Bintan-KEPRI, Pemkab Kulonprogo-Yogyakarta, Pemkab. Polewali Mandar-Sulawesi selatan, Pemda Sambas-Kalimantan Barat, PKK Kab. Sambas-Kalbar, PKK Kab. Tapanuli Tengah-Sumatera Utara, Pemkot Makassar-Sulawesi Selatan, PKK Kota Tebing Tinggi, Pemkab Lamongan-Jawa Timur, Pemkab Pasuruan, Pemkab Rembang, PKK Kab. Sambas. Menkes juga memberikan piagam penghargan kepada pemenang Kompetisi Jurnalistik yaitu Angela Hindriati Wahyuningsih dkk, wartawan Majalah Femina, dengan judul tulisan “Flu Burung Terbang Makin Rendah”, Dwi Wiyana dkk wartawan Majalah Tempo dengan judul tulisan “Kecolongan Flu Burung” dan Agnes Aristiarini wartawan Harian Kompas dengan judul tulisan “Tuntaskan Penanganan Flu Burung”. Adapun dosen berprestasi yang mendapat penghargaan adalag Aan Suwoto, SKM, M.Kes dari Poltekkes Kesehatan Depkes Yogyakarta, Drs. H. Mustari Gani, Amph, MPd dari Poltekkes Kesehatan Depkes Makassar, dan Jefrin Sambara, Apt, Msi dari Poltekkes Kesehatan Depkes Kupang. Penerima penghargaan untuk kategori Peneliti Teladan adalah DR. M. Sudomo, Peneliti Utama Bidang Ekologi Lingkungan pada Puslitbang Ekologi dan Status Kesehatan di Jakarta, Dra. Harijani A.M, Peneliti Utama Bidang Parasitologi pada Puslitbang Biomedis dan Farmasi di Jakarta, dan Dr. Jajah Kusbandijah, Peneliti Utama Bidang Gizi dan Masyarakat Puslitbang Gizi dan Makanan Bogor. Menkes juga menyerahkan Penghargaan Swasti Shaba kepada 34 Kabupaten dan Kota Sehat. Dalam Kota Sehat. Penghargaan Swasti Shaba terdiri dari 3 kategori yaitu Taraf Pengembangan mendapat penghargaan Swasti Shaba Wistara, Taraf Pembinaan mendapat penghargaan Swasti Shaba Wiwerda dan Taraf Pemantapan mendapat penghargaan Swasti Shaba Padapa. Sementara penghargaan untuk lomba poster diberikan kepada Herpri Yanto, mahasiswa ISI, Roby Dwi Antono, Pelajar SMKN 11 Semarang, dan Dwi Rahmawati, mahasiswa Politeknik YDHI.
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 15 December 2007 )
 
< Sebelumnya
 
Polls
Bagaimana kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung ?
 
Latest News
Popular
 
Hak Cipta © Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung