|
Rumah Ibu Hamil Dipasangi Stiker |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator Dinkes
|
|
Thursday, 15 January 2009 |
|
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Bandung akan menempelkan stiker di rumah-rumah warga yang ada ibu hamil. Langkah ini diambil sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak di Kab. Bandung.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bandung, dr. Ahmad Kustijadi, M.Epid. pemasangan stiker akan dilakukan mulai tahun ini. Mudah-mudahan anggaran untuk kegiatan ini dapat terealisasi dalam tahun anggaran 2009.
Diungkapkannya, pemasangan stiker di rumah-rumah warga yang ada ibu hamil di Kab. Bandung, sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu. Melalui Program Perencanaan Pencegahan Persalinan dengan Komplikasi/P4K dari pusat, program tersebut sudah dijalankan. Hanya memang belum untuk seluruh warga.
Sebagai tahap awal, pemasangan stiker baru dilakukan di rumah-rumah yang ibu hamilnya masuk kategori kehamilan risiko tinggi.
Hanya sekitar 10% dari ibu hamil yang rumahnya dipasangi stiker dengan kategori kehamilan risiko tinggi.
Stiker identifikasi yang akan dipasang tersebut berisi informasi umum tentang kehamilan dari ibu hamil di rumah tersebut. Salah satu informasi yang tertera adalah seperti golongan darah, kehamilan keberapa serta informasi lainnya yang bertujuan untuk menentukan langkah preventif sebagai persiapan bila saat persalinannya membutuhkan bantuan pihak lain.
Ditambahkannya, penyebab tertinggi kematian ibu hamil adalah pendarahan. Dengan adanya informasi golongan darah ibu hamil, maka saat persalinan orang terdekat atau siapa pun yang memiliki golongan darah sejenis dan mau mendonorkan, dapat disiapkan sehingga ada langkah cepat untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk.
Selama ini, lanjutnya, masyarakat sudah menganggap bahwa proses kelahiran sebagai kejadian biasa.Padahal bila tidak dipersiapkan dengan matang, risiko bagi ibu atau bayi yang akan dilahirkan selamat atau tidak ditentukan dalam masa ini.
Untuk itu berbagai upaya guna menekan jumlah kematian ibu dan anak di Kab. Bandung terus dilakukan. Salah satunya kita akan segera memiliki Perda tentang KIBBLA (Kematian Ibu Bayi Baru Lahir dan Anak) untuk melindungi kaum wanita serta anak.
Sumber : Harian Umum Galamedia, Edisi Kamis 15 Januari 2009
|